Jumat, 26 Desember 2014

JAVA

Apakah Java itu ? Java merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan oleh Sun Microsystem, suatu perusahaan yang terkenal dengan Workstation UNIX high-end.
Sejak dirilis pada tahun 1995, bahasa pemrograman Java dengan cepat memperoleh popularitas di kalangan para pemrogram. Keberhasilan ini disebabkan teknologi baru yang diperkenalkan Sun Microsystems yaitu Java Virtual Machine (JVM), yang memungkinkan sebuah aplikasi dijalankan di atas platform apa saja sepanjang pada mesin tersebut dipasang JVM.
Program yang dihasilkan dengan bahasa Java dapat berupa applet (aplikasi kecil yang berjalan di atas web browser) maupun berupa aplikasi mandiri yang dijalankan dengan program Java Interpreter. Contoh program yang ditulis dengan bahasa Java adalah HotJava yang berupa sebuah web browser.

Karakteristik Java
Java adalah sebuah bahasa pemrograman berorientasi obyek murni. Jadi program – program Java berada dalam sebuah struktur kelas – kelas dan obyek – obyek. Pada dasarnya sintaks pada bahasa Java mirip dengan sintaks pada bahasa C atau C++. Java bertipe kuat (strongly-typed). Ini berarti semua tipe data terikat secara statis atau dengan kata lain setiap nama variabel diasosiasikan dengan sebuah tipe data tunggal yang dikenali pada saat kompilasi.
Ciri utama dari program Java adalah :
  • JVM (Java Virtual Machine)
  • Garbage Collection
  • Code Security
Keuntungan dan Kelemahan dari Java
  1. Java merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek (OOP).
  2. Memiliki tingkat fleksibilitas yang tinggi dan program Java bersifat modular serta kode dapat digunakan kembali.
  3. Java relatif lebih mudah untuk dipelajari.
  4. Java lebih sederhana, karena telah menghilangkan beberapa fitur dari C++ yang membingungkan dan sukar untuk dipelajari.
  5. Java memiliki kinerja yang tinggi dan handal.
  6. Java dapat dipergunakan sebagai penterjemah sehingga dapat digunakan pada lingkungan komputer jenis apapun tanpa merubah kode program kembali.
  7. Java memiliki tingkat keamanan yang sangat baik.
  8. Multithreading, sehingga program java dapat melakukan beberapa perintah (program) sekaligus.
SUMBER : http://www.swalt.info/pemograman/java/76-pengertian-java.html

PCI EXPRESS 3.0

Teknologi memang tiada habisnya. Setelah Bluetooth 3.0, ada USB 3.0 dan SATA 3. Kali ini PCIe tidak mau ketinggalan untuk melahirkan teknologi terbaru mereka. Setelah penantian yang panjang sejak versi terakhir mereka, yaitu PCIe 2.0 pada 2006, walaupun sempat melahirkan versi terbaru, PCIe 2.1, tidak ada perbedaan signifikan yang terjadi di antara keduanya.
Pada November 2010, PCIe merilis spesifikasi final PCIe 3.0 yang diumumkan melalui situs resminya, http://www.pcisig.com. Tentunya spesifikasi PCIe terbaru ini sudah tersedia bagi member yang terdaftar yang notabene merupakan aplikan atau para produsen hardware. Spesifikasi ini menggambarkan arsitektur PCI Express, interconnect attribute, fabric management, dan programming internet yang diperlukan untuk merancang dan membangun sistem dan periferal yang memiliki kompatibilitas dengan spesifikasi PCI Express.
Tujuan dibuatnya spesifikasi tersebut adalah agar setiap device dapat bekerja secara kompatibel meskipun device berasal dari vendor yang berbeda (open architecture). Dengan begitu, setiap device yang sudah mengimplementasikan spesifikasi ini dapat masuk ke segmen pasar yang beragam, seperti client (desktop dan mobile), server (standard dan enterprise), dan perangkat komunikasi. Hal tersebut juga akan memberikan keuntungan bagi OEM dan pengembang perangkat agar memiliki cukup ruang untuk fleksibilitasa produk dan diferensiasi pasar tanpa beban karena ketidaksesuaian dengan perangkat lama.
Fitur baru spesifikasi PCIe 3.0 terdiri atas sejumlah optimasi untuk meningkatkan pensinyalan dan integrasi data, termasuk transmitter dan receiver equalization, PPL improvements, clock data recovery, dan perangkat tambahan lainnya. PCI SIG (PCI Interest Group) mengharapkan spesifikasi PCIe 3.0 untuk menjalani pemeriksaan tekniks yang ketat dan validasi sebelum dirilis. Hal tersebut memang sangat mutlak diperlukan untuk menghindari berbagai masalah.
Pada 23 Juni 2011, revisi terbaru PCIe 3.0, yaitu 0.71, telah dirilis. Revisi tersebut merupakan solusi untuk mengatasi masalah pada kompatibilitas yang sempat membuatnya tertunda lagi. Revisi selanjutnya, yaitu 0.9, saat ini sedang dilakuakn dan akan diikuti oleh revisi 1.0, yang dijadwalkan akan dirilis pada kuartal empat tahun ini.
Apa yang berbeda dari generasi sebelumnya?
PCI Express 3.0 akan memiliki kecepatan transfer 8 GT/s (gigatransfer per second) dan kompatibilitas dengan implementasi PCIe saat ini. Sebagaimana kita ketahui, PCIe saat ini sudah menjadi standar input/output berbagai device komputer, salah satunya graphic card. Karena itu, evolusi PCIe ini akan memberikan dampak yang sangat signifikan. Pasalnya, spesifikasi PCIe 3.0 memiliki double bit rate, PCIe 2.0 memberikan 5 GT/s, tetapi menggunakan sebuah 8b/10b skema pengodean –skema pengodean tersebut menghasilkan overhead 20% pada bit rate dasar. PCIe 3.0 menghilangkan kebutuhan untuk encoding 8b/10b dan sebagai gantinya menggunakan teknik yang disebut scrambling. Scrambling dikenal sebagai polinomial biner dan diterapkan pada aliran data dalam topologi umpan balik. Karena polinomial scrambling diketahui, data dapat dipulihkan melalui topologi umpan balik dengan menggunakan polinomial invers yang menggunakan skema pengodean 128b/130b. Dengan begitu, PCIe 3.0 menghasilkan bandwidth hingga 8 GT/s yang secara efektif memberikan dua kali lipat bandwidth PCIe 2.0.
Lalu apa dampak nyata dari penggunaan PCIe 3.0?
Tentu saja hal ini berkaitan dengan kecepatan seperti yang dijelaskan di atas. Pasalnya, hampir semua device komputer memiliki keterkaitan dengan kecepatan, seperti PLX switches, 40 Gb Ethernet, InfiniBand, Solid state devices, dan tentu saja graphic card.
Perkiraan awalnya, implementasi PCIe 3.0 pada motherboard akan tersedia pada seri Intel x79. Namun ternyata pada beberapa motherboard berbasiskan chipset seri 6 sudah ada yang menerapkan PCIe 3.0.
Namun, untuk bisa menikmati kemampuan teknologi PCIe generasi 3 ini secara optimal, lagi-lagi kita harus sedikit bersabar. Pasalnya, hingga saat ini belum ada device yang sudah mendukung PCIe 3.0 ini, umumnya masih menggunakan PCIe 2.0/2.1.
Berikut ini beberapa fungsi dan kemampuan yang dimiliki PCIe 3.0 dibandingkan versi sebelumnya:
  • Double bit rate: seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kecepatannya mencapai 8 GT/s.
  • TLP Processing Hints: Transaction layer Packet (TLP) processing hints meningkatkan kemampuan I/O pada cache memory sehingga menghasilkan nilai yang kecil untuk latency, interconnect overhead, serta konsumsi daya.
  • ID-Based Ordering: untuk mengatasi masalah bottleneck pada sistem dengan menggabungkan kemampuan ID-Based Ordering (IDO) dan Relaxed Ordering (RO).
  • Atomic Operations: meningkatkan sinkronisasi yang memungkinkan kinerja yang lebih tinggi.
  • Multicast: Mekanisme di mana single packet data dapat dikirimkan ke banyak tujuan secara bersamaan, seperti penggunaan mirroring pada storage system, multi-graphic computing dan communication backplanes.
  • Dynamic Power Allocation: Memungkinkan penggunaan daya secara dinamis yang berdampak pada penggunaan daya secara efisien.
SUMBER : 

PENJELASAN TENTANG CORE PROSESOR

1. Single Core
Single core atau tradisional CPU eksekusi instruksi string harus dengan memesan, jalankan, lalu simpan dalam cache secara selektif dan pencarian cepat. Ketika data yang diperlukan di luar cache, maka akan diambil melalui sistem bus dari random access memory (RAM) atau dari perangkat penyimpanan.
2. Dual Core
Pada prosesor dual core ini akan terjadi pengabungan dua prosesor beserta cache, namun dalam satu kemasan chip atau integrated circuit (IC). Keuntungan dual core terutama pada cache coherency. Dengan dual core, komunikasi antara kedua die dapat dilakukan pada clock rate yang lebih tinggi dibandingkan jika memanfaatkan bus di luar chip.
Dalam sebuah prosesor dual core masing-masing inti menangani string data masuk secara bersamaan untuk meningkatkan efisiensi. Seperti halnya dua kepala lebih baik dari satu. Sekarang ketika salah satu mengeksekusi, yang lain dapat mengakses sistem bus atau mengeksekusi kode sendiri. Menambahkan skenario ini sangat menguntungkan, baik AMD dan Intel sebagaimana terlihat pada dual-core adalah 64-bit.
Untuk menggunakan prosesor dual core, sistem operasi harus dapat mengenali multi-threading dan perangkat lunak harus memiliki simultaneous multi-threading technology (SMT) yang ditulis dalam kodenya. SMT memungkinkan paralel multi-threading dimana core melayani instruksi multi-threaded secara paralel. Tanpa SMT software hanya akan mengenali satu inti. Adobe ® Photoshop ® merupakan contoh perangkat lunak yang menanggapi SMT dengan sangat baik. TPS juga digunakan dengan sistem multi-prosesor seperti umumnya diterapkan pada server.
# Prosesor ”dual core” AMD
Untuk prosesor berbasis deskstop pada model dual core ini, AMD pertama kali meluncurkan prosesor dengan nama Athlon 64 X2. Dengan masing-masing core diperkuat 64K L1 intruction cache dan 64 K L1 data cache.
Untuk komunikasi kedua core AMD X2 tersebut akan berkomunikasi secara langsung melalui system request queue dan crossbar yang akan menghubungkannya dengan onchip memory controller dan Hyper-Transport I/O. Dengan desain arsitektur seperti ini, lebih memungkinkan kedua prosesor pada masing-masing core dapat secara optimal memanfaatkan resource yang tersedia. Tanpa terhambat oleh batasan, seperti katakanlah sistem bus. Ini juga akan memperkecil latency karena semua yang disebut tadi masih terletak dalam satu chip.
# Prosesor “dual core” Intel
Prosesor dual core dari Intel untuk desktop diluncurkan dengan nama kode Smithfield yang memiliki kecepatan 3.2 GHz dengan masing-masing core dilengkapi dengan L2 cache sebesar 1 MB. Chip yang dinamai Pentium D tersebut memiliki kecepatan clock jauh lebih rendah dari CPU core tunggal 3.8 GHz, seperti seri 570 dan 670.
Untuk itu, pada Intel Pentium D juga dilakukan peningkatan branch prediction unit. Dengan memperbaiki kinerja branch prediction unit, akan membuat prosesor dapat bekerja secara optimal dan memperkecil kemungkinan kesalahan.
Fungsi hyper-threading tidak ditinggalkan begitu saja untuk prosesor Smithfield ini. Namun, ini hanya akan tersedia untuk prosesor desktop versi high end dari Intel dan tidak akan menemukannya pada setiap prosesor Smithfield, yakni Intel Pentium D 840 (3,2 GHz), Intel Pentium D 830 (3,0 GHz), dan 820 (2,8 GHz).
3. Core 2 Dou
Secara garis besar kan Core 2 Duo itu secara fisik masih satu prosesor hanya saja, didalam prosesor tersebut terdapat 2 core(atau 2 otak), walau begitu proses kerja bukan berarti 2 kali lipat, tidak.. Tapi menggunakan sistem pembagian, misalnya kernel dan aplikasi background lainnya akan dikerjakan di core 1, tapi jika core 1 dirasa terlalu berat kerjanya maka sebagian pekerjaan akan dipindahkan atau dialokasikan ke core 2.
4. Multi-Core
Multi-core menyediakan 4-arah multitask pengolahan dengan Intel HT Technology dan dua core fisik berdedikasi membantu untuk memberikan performa tambahan di berbagai jenis aplikasi dan beban kerja
Sebuah prosesor multi-core adalah sebuah sistem pengolahan yang terdiri dari dua atau lebih inti independen. Hal ini dapat digambarkan sebagai sebuah sirkuit terintegrasi ke dua atau lebih individu prosesor (disebut core dalam pengertian ini) telah terpasang. Inti biasanya terintegrasi ke dalam satu sirkuit terpadu (dikenal sebagai chip multiprosesor atau CMP), atau mereka mungkin diintegrasikan ke beberapa dalam satupaket chip. Prosesor dengan banyak-inti adalah salah satu di mana jumlah core yang cukup besar multi-prosesor tradisional teknik tidak lagi efisien – batas ini adalah suatu tempat dalam jangkauan puluhan core – dan mungkin memerlukan jaringan chip.
Sebuah prosesor dual-core berisi dua core, dan quad-core prosesor berisi empat core. Sebuah prosesor multi-core mengimplementasikan multiprocessing dalam satu paket fisik. Core dalam perangkat multi-core dapat digabungkan bersama-sama dengan erat. Sebagai contoh, core mungkin atau mungkin tidak berbagi cache, dan mereka dapat mengimplementasikan pesan lewat atau memori bersama antar-metode komunikasi inti. Umum topologi jaringan untuk menghubungkan core termasuk bus, cincin, 2-dimensi mesh, dan palang. Semua core adalah identik dalam homogen sistem multi-core dan mereka tidak identik dalam heterogen sistem multi-core. Seperti halnya dengan sistem prosesor tunggal, core dalam sistem multi-core dapat mengimplementasikan arsitektur seperti superscalar , VLIW , pengolahan vektor , SIMD, atau multithreading.
# Keuntungan
Kedekatan core CPU ganda yang sama memungkinkan koherensi cache sirkuit untuk beroperasi pada clock rate jauh lebih tinggi daripada yang jika harus melakukan perjalanan sinyal off-chip. Menggabungkan setara CPU secara signifikan meningkatkan performa cache snoop (alternatif: Bus mengintai) operasi. Secara sederhana, ini berarti bahwa sinyal antara CPU yang berbeda perjalanan jarak pendek, dan karena itu sinyal yang menurunkan kurang. Sinyal berkualitas lebih tinggi ini memungkinkan lebih banyak data yang akan dikirim dalam jangka waktu tertentu karena sinyal individu dapat menjadi lebih pendek dan tidak perlu sering diulang.
Terbesar dalam kinerja meningkatkan kemungkinan akan melihat dalam waktu respon ditingkatkan saat menjalankan proses CPU-intensif, seperti antivirus scan, merobek / pembakaran media (yang membutuhkan konversi file), atau mencari folder. Sebagai contoh, jika scan virus otomatis memulai sementara film sedang dimainkan, aplikasi yang berjalan di film jauh lebih cenderung tidak kekurangan daya prosesor, seperti program antivirus tersebut akan diarahkan ke core prosesor yang berbeda dari yang menjalankan film.
Asumsi bahwai bisa masuk ke dalam paket, secara fisik, multi-core CPU desain membutuhkan jauh lebih sedikit Printed Circuit Board (PCB) ruang dari multi-chip SMP desain. Juga, sebuah prosesor dual-core menggunakan lebih sedikit daya dari dua ditambah prosesor single-core, terutama karena penurunan daya yang diperlukan untuk mengarahkan sinyal luar chip. Selanjutnya, core berbagi beberapa sirkuit, seperti L2 cache dan antarmuka ke front side bus (FSB). Bersaing dalam hal teknologi yang tersedia silikon daerah mati, desain multi-core dapat memanfaatkan perpustakaan inti CPU terbukti desain dan menghasilkan produk dengan risiko rendah kesalahan desain daripada merancang sebuah desain inti baru yang lebih luas. Selain itu, penambahan cache menderita semakin berkurang.
# Kekurangan
Selain sistem operasi (OS) dukungan, penyesuaian perangkat lunak yang ada diwajibkan untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya komputasi yang disediakan oleh prosesor multi-core. Selain itu, kemampuan multi-core untuk meningkatkan kinerja aplikasi tergantung pada penggunaan benang dalam beberapa aplikasi. Situasi membaik: misalnya Valve Corporation ‘s Sumber mesin, menawarkan dukungan multi-core, dan Crytek telah mengembangkan teknologi serupa untuk CryEngine 2, yang kekuatan permainan mereka, Crysis .Emergent Game Technologies’ Gamebryo mesin teknologi termasuk pintu air mereka yang menyederhanakan multicore permainan di platform pengembangan.
Integrasi multi-core chip drive hasil produksi turun dan mereka lebih sulit untuk mengelola termal dari kerapatan rendah desain chip tunggal. Intel telah sebagian balas Masalah pertama ini dengan menciptakan quad core dengan desain dengan menggabungkan dua dual-core pada satu die dengan cache yang bersatu, maka setiap dua dual-core yang bekerja mati dapat digunakan, berlawanan dengan memproduksi empat core pada satu mati dan mengharuskan semua empat untuk bekerja untuk menghasilkan sebuah quad-core. Dari sudut pandang arsitektur, pada akhirnya, desain CPU tunggal dapat membuat lebih baik menggunakan permukaan silikon dari core multiprocessing, sehingga komitmen pembangunan arsitektur ini dapat membawa risiko keusangan. Akhirnya, kekuatan pemrosesan mentah bukan satu-satunya kendala pada kinerja sistem. Dua core berbagi sama bus sistem dan bandwidth memory membatasi kinerja dunia nyata keuntungan. Jika satu inti adalah dekat untuk menjadi terbatas bandwidth memory, pergi ke dual-core mungkin hanya memberikan 30% sampai 70% perbaikan. Jika memori bandwidth bukan masalah, 90% peningkatan dapat diharapkan rujukan. Akan mungkin untuk suatu aplikasi yang menggunakan dua CPU berakhir berjalan lebih cepat pada satu dual-core jika komunikasi antara CPU adalah faktor pembatas, yang akan dihitung sebagai lebih dari 100% peningkatan.
SUMBER : http://pranoto0512.wordpress.com/rted/penjelasan-single-core-dual-core-core-2-duo-dan-multi-core/

STANDAR 80+ POWERSUPPLY


Seperti yang sudah kita ketahui, PSU adalah jantung dari sebuah komputer. Awet tidaknya suatu komponen komputer kita, PSU mempunyai andil dalam hal itu. Banyak sekali hal yang selama ini dibicarakan orang sebagai hal yang harus kita perhatikan ketika memilih sebuah PSU untuk sistem komputer kita, salah satunya adalah standar 80+. Dalam boks paket penjualan power supply, biasanya kita dapat melihat logo atau simbol 80+. Namun beberapa orang masih belum mengetahui apa itu sebenarnya 80+. 

APA ITU 80+ ?
80+ adalah sebuah program sukarela yang dikembangkan untuk mempromosikan efisiensi energi di sebuah PSU komputer. Dikembangkan oleh Ecos Consulting pada tahun 2004, mereka akan mensertifikasi PSU yang mempunyai efisiensi diatas 80% pada beberapa situasi load, yaitu 20%, 50%, dan 100% dari nilai beban, dan juga power factor yang mencapai 0,9 atau lebih pada kondisi load 100%. Itu berarti, energi yang terbuang atau tidak terpakai pada setiap PSU yang berlabel 80+ maksimum adalah 20%, ini menyebabkan panas yang dihasilkan oleh PSU dan juga tagihan listrik dari rumah kita akan berkurang ketimbang PSU yang belum menggunakan sertifikasi 80+. Sebagai contoh, ada sebuah PSU 1500 Watt mengkonsumsi daya DC 600 Watt yang yang mempunyai efisiensi sebesar 60% namun menarik 1000 Watt dari sumber tegangan listrik dan membuang 400 Watt sia-sia. 400 watt yang terbuang tersebut umumnya akan berubah menjadi panas. Sedangkan sebuah PSU 1500 Watt mengkonsumsi daya DC 600 Watt dengan efisiensi sebesar 80% akan menarik 750 Watt dari sumber tegangan listrik dan hanya 150 Watt saja yang diubah menjadi panas. Perbedaan tersebut yang akan sangat berpengaruh terhadap panas dari sebuah PSU dan juga tagihan listrik di rumah Anda.

JENIS-JENIS 80+

Sejauh ini, 80+ sendiri mempunyai beberapa jenis, yaitu Bronze, Silver, Gold, Platinum, dan yang paling tinggi adalah Titanium. Berikut adalah tabel dari perbedaan di antara mereka:
Terdapat 2 macam pengujian, yaitu 115V internal non-redundant dan juga 230V internal redundant. 115V non-redundant biasanya digunakan oleh kita, para pengguna komputer biasa, sedangkan 230V internal redundat biasanya digunakan untuk Data Centre. Terlihat disitu bahwa perbedaan dari beberapa jenis 80+ terletak pada efisiensinya. Semakin bagus maka akan semakin efisien namun juga lebih mahal. Perlu diingat sekali lagi, semakin efisien PSU Anda, tenaga yang terbuang juga akan semakin sedikit dan itu berarti PSU Anda akan lebih dingin dan juga tagihan listrik yang akan lebih hemat.

SUMBER : JAGATREVIEW.COM

TEKNOLOGI PHYSX

Pengertian PhysX : adalah efek – efek visual yang realistic dalam game yang merujuk pada hukum fisika (masssa, gravitasi, gesekan angin, aliran air, dll).

Sejarah teknologi PhysX
Teknologi PhysX pertama kali dikembangkan oleh Ageia dan kini telah di akuisisi oleh NVIDIA. Oleh karena itu physX terikat dengan kartu grafis dengan prosesor grafis NVIDIA. Kalkulasi physic oleh engine PhysX memerlukan 2 hal, software dan hardware. Hardware untuk menjalankannya disebut dg PPU (Physic Proccessing Unit), dulu PPU eksklusif hanya ada pada hardware 'Ageia PhysX PPU', namun sekarang oleh NVIDIA PPU tersebut diintegrasikan pada GPU GeForce-nya sehingga efek2 PhysX pada aplikasi tertentu dapat dijalankan hanya oleh NVIDIA GeForce saja. Pada software, kalkulasi physic oleh PhysX engine selain memerlukan driver PhysX, juga hanya akan bekerja pada software2 yg telah mengimplementasikan engine PhysX ini, jadi efek2 physic oleh PhysX engine HANYA akan bekerja pada software2(game2) yg didukung, dg driver yg sesuai, dan hardware yg yg mendukung.

Keunggulan dari PhysX
dengan menggunakan PhysX ini, kinerja prosesor tidak terbebani karena lebih mengoptimasikan kinerja GPU (Graphic Processing Unit).

Efek yang dirasakan dari PhysX dengan jelas adalah ketika pemain menjumpai sebuah ledakan dalam game.
Misalkan efek kehancuran yang ditimbulkan karena ledakan itu akan telihat lebih detail.
Contohnya, dalam game Gears of War ketika pemain melemparkan granat maka ledakan yang ditimbulakan tampak lebih alami, serpihan yang mencuat pun lebih nyata. Efek lainnya yaitu: reruntuhan yang reaktif, tampilan air yang sangat nyata dan tentunya karakter yang lebih hidup.

Selasa, 16 Desember 2014

TUGAS 4 BAHASA INDONESIA 1

Contoh Kalimat Efektif dan Kalimat Tidak Efektif

Pengertian kalimat efektif: adalah kalimat yang mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain.
Ciri-ciri kalimat efektif:

1. Kesepadanan
Suatu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu subjek, predikat, objek dan keterangan. Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa.
Contoh:
Amara pergi ke sekolah, kemudian Amara pergi ke rumah temannya untuk belajar. (tidak efektif)
Amara pergi ke sekolah, kemudian kerumah temannya untuk belajar. (efektif)

2. Kecermatan dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata
Dalam membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda)
Contoh:
Mahasiswi perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (tidak efektif)
Mahasiswi yang kuliah di perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah. (efektif)

3.Kehematan
Kehematan dalam kalimat efektif maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa atau bentuk lain yang di anggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa.
Contoh:
Karena ia tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama belajar di rumahku. (tidak efektif)
Karena tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (efektif)

4. Kelogisan
Bahwa ide kalimat itu dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.
Contoh:
Untuk mempersingkat waktu, kami teruskan acara ini. (tidak efektif)
Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini. (efektif)

5.Kesatuan atau Kepaduan
Maksudnya adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah.
Contoh:
Kita harus dapat mengembalikan kepada kepribadian kita orang-orang kota yang telah terlanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu. (tidak efektif)
Kita harus mengembalikan kepribadian orang-orang kota yang sudah meninggalkan rasa kemanusiaan. (efektif)
6. Keparalelan atau Kesejajaran
Adalah kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu.

TUGAS:

Ubahlah kalimat berikut ini menjadi kalimat efektif

1. Kepada semua informan penelitian mendapatkan dua macam
instrument yaitu angket dan catatan kegiatan.  (tidak efektif)
Semua informan penelitian mendapatkan dua macam instrument yaitu angket dan catatan kegiatan. (efektif)

2. Di dalam artikel Koran itu menyuratkan bahwa sumber daya alam
yang bermacam-macam di Indonesia ini belum dimanfaatkan secara
maksimal. (tidak efektif)
Di dalam artikel Koran menyuratkan bahwa sumber daya alam yang bermacam-macam di Indonesia ini belum dimanfaatkan secara maksimal. (efektif)

3. Dengan beredarnya internet masuk desa bermanfaat sekali bagi
masyarakat pedesaan. (tidak efektif)
Dengan beredarnya internet masuk desa bermanfaat  bagi masyarakat pedesaan. (efektif)

Sumber : http://syaefaanjar.blogspot.com/2014/12/tugas-4-bahasa-indonesia-contoh-kalimat.html

Kamis, 04 Desember 2014

Surat undangan rapat pada acara seminar

Surat undangan rapat pada acara seminar
Jakarta, 10 November 2014
No             : 01/UGDPK/11/2014

Perihal      : Undangan Rapat

Lamp        : -


Dengan hormat,
Dengan ini kami sampaikan undangan rapat pada acara seminar dengan tema                 “Uni kolaburasi antara Perguruan Tinggi dan Industri dalam meningkatkan daya saing lulusan”.
Kami mengundang seluruh dosen Universitas Gunadarma guna mengikuti rapat pada acara seminar nasional dengan tema sebagaimana telah disebutkan diatas pada pokok surat undangan yang akan  dilaksanakan pada :

Hari / Tanggal       :  Kamis, 25 November 2041.
Tempat                   :  Auditorium Universitas Gunadarma gedung 4 lt.6, Depok.
Waktu                      : 09.00 WIB – selesai.

Demi kelancaran dan suksesnya acara ini kami mengharapkan kehadiran Bapak/Ibu selaku Dosen Universitas Gunadarma.

Demikian surat undangan ini kami sampaikan. Atas perhatian serta kehadirannya pada acara tersebut, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami



Amin Pujo Sakti
 Ketua Panitia

Tembusan disampaikan kepada Yth. :
1. Rektor Universitas Gunadarma



Sumber : http://dejenks.blogspot.com/2013/01/tugas-iii-bahasa-indonesia-i.html